Live Chat
ads
Keluarga

Pastikan Kondisi Anak Usia 6-11 tahun Sebelum Vaksin Covid-19!

21 Dec | Diposting Oleh Klinis

Pastikan Kondisi Anak Usia 6-11 tahun Sebelum Vaksin Covid-19!

Pastikan Kondisi Anak Usia 6-11 tahun Sebelum Vaksin Covid-19!

Saat ini anak-anak berusia 6-11 tahun sudah diperbolehkan untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada anak-anak usia 6-11 tahun sebelum memberikan vaksin Covid-19 Coronavac. Diantaranya adalah : 

1. Pastikan dosis dan jarak pemberian vaksin anak. 
Menurut sumber Kompas.com, pemberian vaksin Coronavac diberikan secara intramuskular (injeksi ke dalam otot tubuh) sebanyak dua kali pemberian dengan jarak dosis 4 minggu setelah vaksinasi pertama. 

2. Anak dengan penyakit komorbid diperbolehkan vaksinasi
Menurut Ketua Umum IDAI, Dr Piprim Basarah Yanuarso Sp.A(K) mengatakan bahwa  anak dengan kondisi penyakit komorbid lebih rentan untuk mengalami kompilkasi apabila terinfeksi Covi-19.

3. Anak dengan Long Covid
Selain itu, anak yang pernah mengalami long Covid perlu dilakukan vaksinasi dengan syarat anak yang menderita Covid-19 atau MIS-C (Multi System Inflammatory Syndrome in Chlidren) derajat berat ditunda 3 bulan setelah dinyatakan sembuh dari Covid.

Sedangkan bila kondisi Covid-19 derajat ringan-sedang, maka vaksin covid ditunda satu bulan. 

4. Anak berkebutuhan khusus
Anak berkebutuhan khusus dengan gangguan perkembangan dan perilaku, anak di panti asuhan atau perlindungan perlu mendapatkan vaksinasi. Dan perlu pendekatan khusus untuk pelaksanaan vaksinasi terhadap mereka. (kompas.com)

5. Lakukan Imunisasi kejar
Bagi anak yang belum atau tertunda imunisasi rutin/ imunisasi dasar wajib, maka sangat perlu untuk melakukan imunisasi kejar. 

Imunisasi kejar dan ruti perlu dilakukan untuk mencegah kejadian luar biasa penyakit infeksi yang dapat dicegah dengan imunisasi. 
Kegiatan imunisasi dapat dilakukan kepada bayi dan bayi dibawah dua tahun, yang belum menerima dosis vaksin sesuai usia. 

Adapun, jarak pemberian vaksin Covid-19 pada anak dengan vaksin lainnya minimal 2 minggu 


6. Kondisi yang butuh perhatian khusus
Pemberian vaksinasi Covid-19 harus diperimbangkan bila manfaat vaksinasi lebih besar dari risiko pasca imunisasi, dan direkomendasikan oleh dokter yang merawat. Beberapa kondisi khusus seperti : 
- Defisiensi imun primer, penyakit autoimun
- Kanker (baik dalam masa kemoterapi/ radioterapi)
- Demam 37,50 C ata lebih 
- Penyakit kronik atau kelainan kongenital belum terkendali
- Diabetes melitus belum terkendali, HAK, penyakit Addison
- Hemofilia 
- Pasien transplantasi hati dan ginjal 
- Reaksi alegi berat seperti sesak nafas, urtikaria general 

7. Kontraindikasi
Anak dengan kondisi yang tidak boleh diberikan vaksin Covid-19 adalah sebagai berikut 
- Vaksin memberikan reaksi anafilaksis pada vaksin sebelumnya 
- Penyakit Sindrom Guillain-bare, mielitis transverca, acute dernyelinating, encephalomyelitis
- Dalam pengobatan imunosupresan atau sitostatika berat
- Dalam 7 hari terakhir dirawat dirumah sakit, atau mengalami kejadian sesak nafas, kejang, tidak sadar, berdebar-debat, pendarahan, hipertensi, tremor hebat

Terlebih dari kondisi diatas, imunisasi/ vaksinasi anak haruslah dengan izin dokter. Dan bila kondisi sudah baik, maka pemberian vaksinasi bisa diberikan setelah mendapatkan rekomendasi dari dokter yang merawat. (Kompas.com)


Reference : 
https://www.kompas.com/sains/read/2021/12/21/103100423/kondisi-anak-usia-6-11-tahun-yang-boleh-dan-tidak-boleh-vaksin-covid-19?page=all

ads
Pencarian
Tags
ads